Apa Itu Soal HOTS? Pengertian, Contoh, dan Cara Membuatnya [2026]
Panduan lengkap tentang soal HOTS (Higher Order Thinking Skills). Kenali perbedaan HOTS, MOTS, dan LOTS, contoh soalnya, serta cara membuatnya untuk Kurikulum Merdeka.
Kalau Anda seorang guru yang sedang menyusun soal ujian, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah HOTS. Tapi apa sebenarnya soal HOTS itu? Dan bagaimana cara membuatnya dengan benar? Artikel ini akan membahas semuanya secara lengkap dan praktis.
Apa Itu Soal HOTS?
HOTS adalah singkatan dari Higher Order Thinking Skills, yaitu soal yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Berbeda dengan soal biasa yang hanya menghafal atau memahami materi, soal HOTS menuntut siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan sesuatu berdasarkan pengetahuan yang dimiliki.
Istilah HOTS merujuk pada Taksonomi Bloom yang sudah direvisi. Dalam taksonomi ini, ada enam tingkatan kognitif yang dibagi menjadi dua kelompok:
Lower Order Thinking Skills (LOTS):
- Mengingat (Remembering)
- Memahami (Understanding)
- Menerapkan (Applying)
Higher Order Thinking Skills (HOTS):
- Menganalisis (Analyzing)
- Mengevaluasi (Evaluating)
- Menciptakan (Creating)
Soal HOTS berfokus pada tiga tingkatan teratas: menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan.
Perbedaan LOTS, MOTS, dan HOTS
Selain LOTS dan HOTS, ada juga istilah MOTS (Middle Order Thinking Skills). Berikut perbedaannya:
LOTS (Lower Order Thinking Skills)
Soal LOTS menguji kemampuan dasar: mengingat dan memahami. Contohnya:
"Apa ibukota Indonesia?"
Siswa hanya perlu mengingat fakta. Tidak ada proses berpikir yang rumit.
MOTS (Middle Order Thinking Skills)
Soal MOTS menguji kemampuan menerapkan pengetahuan. Contohnya:
"Jika suhu air adalah 100 derajat Celsius, apa yang terjadi jika air tersebut dipanaskan terus?"
Siswa perlu menerapkan pengetahuan tentang titik didih ke situasi tertentu.
HOTS (Higher Order Thinking Skills)
Soal HOTS menguji kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Contohnya:
"Sebuah kota memiliki dua sumber air bersih: sungai dan sumur. Kualitas air sungai menurun akibat limbah pabrik, sementara sumur mulai mengering karena kemarau panjang. Analisis situasi ini dan usulkan solusi yang mempertimbangkan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial."
Siswa harus menganalisis masalah dari berbagai sudut pandang, mengevaluasi opsi yang ada, dan menciptakan solusi.
Ciri-Ciri Soal HOTS yang Baik
Soal HOTS yang berkualitas memiliki beberapa ciri khas:
- Konteks baru. Soal menyajikan situasi atau masalah yang belum pernah dipelajari siswa sebelumnya, meskipun konsep dasarnya sudah diajarkan.
- Meminta penalaran. Siswa tidak bisa menjawab hanya dengan menghafal. Mereka harus berpikir, menganalisis, dan memberikan alasan.
- Terbuka. Ada kemungkinan lebih dari satu jawaban yang benar, atau jawaban memerlukan justifikasi.
- Kontekstual. Soal terkait dengan kehidupan nyata atau masalah yang relevan dengan siswa.
- Kompleks. Membutuhkan integrasi beberapa konsep atau keterampilan untuk menjawab.
Contoh Soal HOTS per Mata Pelajaran
Berikut contoh soal HOTS untuk beberapa mata pelajaran, lengkap dengan penjelasan tingkat kognitifnya:
Bahasa Indonesia
Tingkat: Menganalisis
Bacalah dua artikel berikut tentang dampak media sosial terhadap remaja. Artikel A ditulis oleh seorang psikolog, sedangkan Artikel B ditulis oleh seorang influencer. Bandingkan sudut pandang kedua penulis, identifikasi argumen yang kuat dan lemah dari masing-masing artikel, lalu tuliskan kesimpulan Anda sendiri.
Matematika
Tingkat: Menciptakan
Sebuah toko menjual tiga jenis paket: Paket A (Rp50.000, 3 item), Paket B (Rp80.000, 5 item), dan Paket C (Rp120.000, 8 item). Seorang pelanggan memiliki budget Rp200.000 dan membutuhkan minimal 15 item. Buatlah kombinasi pembelian yang paling efisien dan jelaskan mengapa kombinasi tersebut yang terbaik.
IPA (Sains)
Tingkat: Mengevaluasi
Sebuah desa berencana membangun pabrik pengolahan sampah di dekat sungai. Pabrik ini akan menciptakan 100 lapangan kerja baru, tetapi ada risiko pencemaran air sungai yang digunakan warga untuk minum dan mandi. Evaluasi rencana ini dari aspek ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Apakah Anda setuju atau tidak setuju? Berikan alasan yang kuat.
IPS (Sosial)
Tingkat: Menganalisis
Perhatikan grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia dari tahun 2020 sampai 2025. Identifikasi pola pertumbuhan, hubungkan dengan peristiwa penting yang terjadi di setiap periode, dan prediksi tren ekonomi untuk tahun 2026. Berikan dasar analisis Anda.
Cara Membuat Soal HOTS
Membuat soal HOTS memang lebih menantang dibanding soal LOTS. Berikut panduan langkah demi langkah:
Langkah 1: Tentukan Kompetensi yang Diuji
Mulai dari kompetensi dasar yang sudah ditetapkan dalam kurikulum. Identifikasi aspek kognitif mana yang ingin diuji: apakah menganalisis, mengevaluasi, atau menciptakan.
Langkah 2: Pilih Konteks yang Relevan
Gunakan situasi dari kehidupan nyata yang relevan dengan siswa. Semakin dekat konteksnya dengan pengalaman siswa, semakin baik.
Langkah 3: Rumuskan Stimulus
Stimulus adalah bahan bacaan, grafik, tabel, atau situasi yang menjadi dasar soal. Pastikan stimulus cukup informatif tapi tidak terlalu panjang.
Langkah 4: Buat Pertanyaan yang Tepat
Gunakan kata kerja operasional yang sesuai dengan tingkat kognitif yang diuji:
- Menganalisis: identifikasi, bandingkan, hubungkan, bedakan, kelompokkan
- Mengevaluasi: nilai, kritik, justifikasi, pertimbangkan, tentukan
- Menciptakan: buat, rancang, usulkan, kembangkan, susun
Langkah 5: Tentukan Kunci Jawaban dan Rubrik
Untuk soal HOTS, kunci jawaban seringkali bukan satu jawaban pasti. Buat rubrik penilaian yang jelas, terutama untuk soal esai.
Kesalahan Umum dalam Membuat Soal HOTS
Hati-hati dengan beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- Hanya mengganti kata kerja. Menambahkan kata "analisis" di depan soal LOTS tidak menjadikannya HOTS. Soalnya harus benar-benar meminta proses berpikir tingkat tinggi.
- Terlalu sulit tanpa dasar. HOTS bukan berarti soal yang membingungkan. Soal harus tetap bisa dijawab berdasarkan materi yang sudah dipelajari.
- Tidak ada stimulus. Soal HOTS seharusnya menyajikan konteks atau situasi baru, bukan hanya pertanyaan abstrak.
- Tidak menyediakan rubrik. Tanpa rubrik, penilaian soal HOTS bisa subjektif dan tidak konsisten.
Soal HOTS untuk Kurikulum Merdeka
Dalam Kurikulum Merdeka, penilaian HOTS menjadi semakin penting. Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) secara khusus mengukur kemampuan literasi dan numerasi yang sebagian besar berupa soal HOTS.
Guru diharapkan mampu menyusun soal yang tidak hanya menguji hafalan, tapi juga kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Ini sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka yang menekankan pada profil pelajar Pancasila, khususnya dimensi bernalar kritis dan kreatif.
Tips Praktis untuk Guru
Berikut beberapa tips yang bisa langsung diterapkan:
- Gunakan bank soal. Kumpulkan soal-soal HOTS yang sudah dibuat dan simpan di bank soal digital. Ini akan memudahkan Anda untuk menggunakan ulang dan memperbaiki soal dari waktu ke waktu.
- Kolaborasi dengan sesama guru. Membuat soal HOTS sendirian memang sulit. Diskusikan dengan rekan guru untuk mendapatkan perspektif yang berbeda.
- Gunakan teknologi. Ada banyak tools yang bisa membantu guru membuat soal HOTS secara lebih efisien, termasuk platform AI yang bisa memberikan inspirasi soal berdasarkan kompetensi yang diuji.
- Uji coba soal. Sebelum digunakan untuk ujian resmi, coba dulu soal tersebut ke sekelompok kecil siswa. Lihat apakah soalnya terlalu mudah, terlalu sulit, atau sudah pas.
- Evaluasi dan perbaiki. Setelah ujian, analisis hasilnya. Soal yang terlalu banyak dijawab salah mungkin perlu diperbaiki stimulus atau pertanyaannya.
Penutup
Soal HOTS bukan sekadar tren dalam dunia pendidikan. Ini adalah kebutuhan untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia yang semakin kompleks. Kemampuan berpikir kritis, menganalisis masalah, dan menciptakan solusi adalah keterampilan yang akan dibutuhkan di masa depan.
Bagi guru yang membutuhkan bantuan dalam membuat soal HOTS dan mengelola bank soal digital, platform seperti SoalKu bisa menjadi solusi. Dengan bantuan teknologi, proses pembuatan soal yang tadinya memakan waktu berjam-jam bisa dipersingkat menjadi beberapa menit saja.
Butuh solusi digital untuk bisnis atau sekolah Anda?
Abi Creative siap membantu membangun produk digital yang bermakna.
Hubungi Kami